Sabtu, 30 Januari 2010

what is a dreams??



Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep).

Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan terkadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.

Pemimpi juga dapat merasakan emosi ketika bermimpi, misalnya emosi takut dalam mimpi buruk. Ilmu yang mempelajari mimpi disebut oneirologi.

Oneirologi adalah ilmu yang mempelajari tentang mimpi. Tetapi oneirologi dapat juga diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam batasan bawah sadar, yang dipengaruhi oleh keyakinan kuat akan pengalaman hidup ketika ia sadar atau terbangun ke dunia.

Perbincangan mengenai tafsir mimpi sudah berlangsung sejak zaman kuno. Pada zaman tersebut mimpi selalu dihubungkan dengan dewa-dewa, setan, dan hal-hal supranatural yang lainnya. Anggapan-anggapan seperti itu mulai bergeser saat Aristoteles (384-322 SM) mengemukakan pandangannya bahwa mimpi merupakan aktivitas mental ketika seseorang tidur. Saat tidur indera tetap bisa menangkap rangsangan dari luar, dan diperbesar melalui mimpi. Misalnya ketika seseorang kedinginan pada waktu tidur bisa bermimpi sedang berada di lautan salju.


Sepeninggal Aristoteles, penafsiran dan interpretasi tentang mimpi semakin berkembang. Yang paling popular adalah pandangan Macribius dan Artemidorus, yang membagi mimpi menjadi 2 bagian, yaitu :
- Mimpi yang berkaitan dengan masa lalu dan masa sekarang
- Mimpi yang berkaitan dengan masa depan, ada 3 yaitu : mimpi kenabian atau mimpi yang membawa pesan dari Tuhan (oraculum), mimpi yang meramalkan peristiwa yang akan terjadi pada masa mendatang (visio), dan mimpi simbolis yang hendaknya ditafsirkan secara hati-hati (somnium)
Dan pada perkembangannya, penafsiran atau interpretasi tentang mimpi seakan-akan berhubungan dengan kebiasaan, adat istiadat, dan kebudayaan di dalam masyarakat.


Peringatan : bagi yang sulit menerima kenyataan, jangan coba-coba menafsirkan mimpi anda! ‘living is easy with eyes closed’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar